Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Walker Yakin Tottenham Masuk Empat Besar

Written By Emdua on Senin, 06 April 2015 | 00.43



LONDON, KOMPAS.com - Bek Tottenham Hotspur, Kyle Walker, percaya diri bila timnya akan menempati urutan empat besar musim ini di Premier League. Menurut Walker, kualitas Tottenham musim ini menjadi jaminan mampu bersaing dalam perebutan tiket ke Liga Champions, musim depan.

Spurs baru saja menelan kekalahan menyakitkan 0-3 dari West Ham United, di Stadion White Hart Lane, Minggu (6/10/2013). Kekalahan tersebut membuat Tottenham terlempar dari empat besar dan kini menduduki urutan keempat dengan selisih hanya tiga poin dari pemimpin klasemen, Arsenal.

"Sebenarnya, masih terlalu dini berbicara mengenai posisi akhir klasemen. Tetapi, jika kami mampu mempertahankan kekuatan kami, aku rasa tak ada alasan mengapa kami tidak bisa mencapai empat besar," kata Walker dilansit Daily Mirror.

"Kami membuat banyak perubahan di skuad selama musim panas. Tetapi, semua pemain yang datang mampu menyatu dengan baik bersama para pemain lain. Semua pemain saling membantu satu sama lain," lanjutnya.

"Kami telah mendatangkan kualitas seluruh skuad dan semakin kami terbiasa bermain sebagai sebuah tim, maka semakin baik hasil yang akan kami dapatkan," tutup Walker.




Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:








Penulis: Okky Herman Dilaga
Editor: Okky Herman Dilaga


00.43 | 0 komentar | Read More

Samsung Produksi Chip A9 untuk Apple

Jakarta - Hal menarik dari hubungan Samsung dan Apple adalah, meski terlibat perseteruan dan saling tuntut di pengadilan, nyatanya mereka saling membutuhkan.

Terbukti, keduanya tetap menjalin hubungan baik untuk urusan bisnis pasokan komponen. Samsung saat ini sedang bekerja menggarap chip A9. Chip ini akan digunakan untuk iPhone terbaru Apple, dan kemungkinan juga akan dibenamkan di iPad generasi berikutnya.

Dikutip detikINET dari Bloomberg, Minggu (5/4/2015), beredar kabar bahwa TSMC, Samsung dan GlobalFoundries bersaing untuk menjadi pemasok utama chip Apple. Namun pada akhirnya, Samsung lah yang berhasil meyakinkan Apple agar memilihnya.

Laporan Bloomberg tersebut mengatakan, Samsung akan memproduksi sebagian besar chip A9 yang akan dipakai di iPhone 6S atau iPhone 7.

Sebagian kecil pasokan lainnya dikerjakan oleh GlobalFoundaries, yang juga masih mitra Samsung. Malang bagi TSMC, pabrikan semikonduktor yang satu ini tidak kebagian jatah sama sekali.

A9 akan diproduksi Samsung di pabriknya yang berlokasi di Giheung, Korea Selatan. Namun belum diketahui, kapan produksi massal chip terbaru ini dimulai.

Sejumlah sumber memprediksi tanggal produksi chip masih cukup lama, mengingat Apple baru akan memperkenalkan penerus iPhone 6 dan iPhone 6 Plus sekitar September.

Sebelumnya, Samsung memang sudah menjadi salah satu pemasok komponen prosesor dan panel layar untuk Apple. Tampaknya, kapasitas produksi yang tinggi dan kualitas yang dihasilkan Samsung masih menarik minat Apple untuk tetap menggandengnya.

(rns/rns)

00.37 | 0 komentar | Read More

Ekonom Ini Sebut Asumsi Rupiah di APBN-P 2015 Sudah Tak Realistis

Jakarta -Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan (APBN-P) 2015, pemerintah mengasumsikan rata-rata nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tahun ini di posisi Rp 12.500/US$. Namun, asumsi ini dinilai sudah tidak realistis.

Direktur Eksekutif Institute Development for Economic and Finance (Indef) Enny Sri Hartati pesimistis nilai tukar rupiah akan kembali menguat. Dia memprediksi, akan sulit bagi rupiah untuk menguat ke level Rp 12.500/US$.

Data Bank Indonesia (BI) hingga pekan ke-4 Februari menyebutkan rata-rata nilai tukar rupiah terhadap dolar AS adalah Rp 12.887/US$.

"Sekarang ini realistisnya memang kita tak bisa berharap (dolar AS) di bawah Rp 12.500‎. Di Rp 12.500 saja akan sulit," kata Enny di Warung Komando, Tebet, Jakarta, Minggu (5/4/2015).

‎Enny mengatakan, di tengah kondisi perekonomian global seperti saat ini, ditambah rencana kenaikan suku bunga di AS, penguatan rupiah ke Rp 12.500/US$ bisa dibilang mustahil. "Paling tidak sepanjang 2015 ini," ujarnya.

Namun, menurut Enny, sebenarnya faktor eksternal itu tak berpangaruh cukup banyak terhadap rupiah. Dia menilai faktor eksternal hanya berkontribusi sekitar 30%.

Oleh karena itu, situasi ekonomi domestik lah yang lebih menentukan pergerakan rupiah. Tingginya impor merupakan penyebab 'amukan' dolar AS terhadap rupiah.

"Ini kan dolar pulang kampung, tapi nggak ada dolar yang masuk karena realisasi investasi. Hanya sekedar komitmen," kata Enny.

Oleh karena itu, Enny mendesak pemerintah untuk membangun industri substitusi impor. Ini bisa dilakukan dengan mempermudah proses berinvestasi. Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memulainya dengan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).


(zul/hds)

Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

00.36 | 0 komentar | Read More

Yahoo Indonesia


Pakistani kills 10 including ex-fiancee in dowry dispute: police


A man in northwest Pakistan gunned down his former fiancee and nine of her relatives Sunday, police said, six months after murdering his own parents and two brothers for refusing to pay his dowry. The 25-year-old suspect, whom police named as Mir Ahmad Shah, was on the run after carrying out the pre-dawn attack with an AK-47 assault rifle in the Charsadda district of Khyber Pakhtunkhwa province. "He stormed the house and killed all ten family members while they were asleep," district police chief Shafiullah Khan told AFP, adding that two children and four women were among the dead. Gulzar Khan, another police official, said that after murdering members of his own direct family, Shah became enraged at his prospective in-laws for making the demand.


00.09 | 0 komentar | Read More

Seorang Pria Tergeletak di Tol JORR Arah Pondok Indah




Minggu, 05/04/2015 23:41 WIB





Indah Mutiara Kami - detikNews




Jakarta - Seorang pria tergeletak di Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) km 34 arah ke Pondok Indah. Pria yang diduga menjadi korban tabrak lari itu menjadi tontonan pengendara yang melintas.

"Informasinya di Tol JORR km 34 arah ke Pondok Indah. Pria umur 30 tahun, kondisinya tidak meninggal," kata petugas Jasa Marga bernama Satria saat dihubungi pukul 23.25 WIB, Minggu (5/4/2015).

Satria menuturkan bahwa identitas dan kondisi lebih lanjut dari pria tersebut belum diketahui. Petugas di lapangan masih melakukan penanganan dan diidentifikasi.

"Kendaraan sedang dilacak oleh petugas," ujarnya.

Laporan tersebut diterima Jasa Marga pada pukul 22.51 WIB. Saat ini, sudah ada petugas di lokasi menangani peristiwa tersebut.

Sementara itu, TMC Polda Metro Jaya menyebut pria ini menjadi korban tabrak lari dan sudah dalam kondisi meninggal. Situasi saat ini banyak kendaraan yang berhenti di lajur kanan untuk melihat sosok pria tersebut.


(imk/bar)



















Sponsored Link






Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


00.07 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger