Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Walker Yakin Tottenham Masuk Empat Besar

Written By Emdua on Senin, 22 Desember 2014 | 00.43



LONDON, KOMPAS.com - Bek Tottenham Hotspur, Kyle Walker, percaya diri bila timnya akan menempati urutan empat besar musim ini di Premier League. Menurut Walker, kualitas Tottenham musim ini menjadi jaminan mampu bersaing dalam perebutan tiket ke Liga Champions, musim depan.

Spurs baru saja menelan kekalahan menyakitkan 0-3 dari West Ham United, di Stadion White Hart Lane, Minggu (6/10/2013). Kekalahan tersebut membuat Tottenham terlempar dari empat besar dan kini menduduki urutan keempat dengan selisih hanya tiga poin dari pemimpin klasemen, Arsenal.

"Sebenarnya, masih terlalu dini berbicara mengenai posisi akhir klasemen. Tetapi, jika kami mampu mempertahankan kekuatan kami, aku rasa tak ada alasan mengapa kami tidak bisa mencapai empat besar," kata Walker dilansit Daily Mirror.

"Kami membuat banyak perubahan di skuad selama musim panas. Tetapi, semua pemain yang datang mampu menyatu dengan baik bersama para pemain lain. Semua pemain saling membantu satu sama lain," lanjutnya.

"Kami telah mendatangkan kualitas seluruh skuad dan semakin kami terbiasa bermain sebagai sebuah tim, maka semakin baik hasil yang akan kami dapatkan," tutup Walker.




Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:








Penulis: Okky Herman Dilaga
Editor: Okky Herman Dilaga


00.43 | 0 komentar | Read More

XL Angkat Bicara Soal Keluhan 4G

Jakarta - XL Axiata akhirnya angkat bicara soal keluhan pelanggannya terkait layanan 4G LTE yang baru saja dikomersialisasikan oleh operator itu.

Soal keluhan terkait penggantian kartu uSIM 4G yang tak bisa dilakukan di semua gerai, Vice President Corporate Communication XL Axiata, Turina Farouk mengakui masih ada kekurangan dalam hal penyampaian informasi di iklan.

Seperti diberitakan sebelumnya, ada pelanggan XL bernama Wawan yang mengeluh karena tak bisa mengganti kartu 4G di gerai XL Bekasi. Ia mengaku bela-belain datang ke gerai tersebut demi menukarkan kartu SIM lamanya agar bisa segera menjajal akses cepat 4G.

Namun antusiasme itu berubah menjadi kekecewaan, karena setelah tiba di gerai XL, ia tak bisa mendapatkan kartu uSIM 4G yang diinginkan. Pasalnya, Bekasi ternyata belum kebagian jaringan.

Semua ini terjadi karena pelanggan itu minim informasi dan sekadar tahu dari iklan saja. Pelanggan itu pun tak tahu kalau layanan 4G XL baru sebatas beroperasi di Bogor, Medan, dan Yogyakarta saja untuk saat ini.

Turina sendiri menilai masalah seperti ini terjadi akibat kurang lengkapnya informasi layanan yang dipaparkan dalam iklan. Sehingga, banyak pelanggan seperti Wawan yang mungkin kurang mendapatkan edukasi dari pihaknya.

"Infonya memang bukan di iklan karena terbatas space. Info lokasi lengkap ada di flyer dan website. Tapi paham sih, yang namanya pelanggan nggak semuanya juga akses berbagai medium," kata Turina saat berbincang dengan detikINET, Minggu (21/12/2014).

Dengan adanya masalah seperti ini, XL dan operator lain yang juga menyelenggarakan layanan 4G LTE, seharusnya lebih mendorong edukasi pelanggan agar tak ada lagi kesalahpahaman di masa depan. Pasalnya, layanan 4G ini tergolong baru dan belum semua mengerti.

Menkominfo Rudiantara sebelumnya juga sudah berulangkali menekankan pentingnya edukasi pelanggan. Di era 4G ini, ia tak ingin operator mengulangi kesalahan yang sama seperti 3G pertama kali digelar 2006 lalu. Saat itu layanan 3G terkendala karena penyebaran kartu SIM yang dianggap kurang optimal.

(rou/rou)

00.37 | 0 komentar | Read More

Setelah BBM Subsidi, Selanjutnya Faisal Basri Tentukan Nasib Petral

Jakarta -Hari ini Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi mengeluarkan 6 poin rekomendasi terkait kebijakan BBM subsidi. Namun kerja tim ini tidak berhenti sampai di situ saja, selanjutnya diakhir tahun ini akan dikeluarkan rekomendasi terkait status PT Pertamina Energy Trading Ltd (Petral).

"Setelah kebijakan BBM ini, rekomendasi ke dua terkait status Petral," ucap Ketua Tim Faisal Basri kepada wartawan di Kantor Kementerian ESDM, Minggu (21/12/2014).

Faisal menargetkan, rekomendasi status Petral tersebut akan diumumkan akhir tahun ini.

"InsyaAllah rekomendasi kedua akan segera kita sampaikan tahun ini juga. Tolong juga memahami proses ini kompleks," katanya.

Ia mengakui, harapan masyarakat sangat besar terhadap tim yang biasa disebut Tim Pemberantasan Mafia Migas ini. Sehingga ada yang mengkritik bahwa tim yang dipimpinnya tersebut terlalu fokus pada sektor hilir namun seolah melupakan sektor hulu yang juga banyak persoalan.

"Di media sosial juga begitu, tim ini terlalu mengacu ke hilir, padahal di hulunya banyak masalah. Ijinkan kami mempelajari dulu proses bisnis dari hulu ke hilir. Ini Mas Darmawan (anggota tim) yang akan memimpin tata kelola dari hulu sampai hilir. Kita kan tidak bisa memberikan rekomendasi di hulu secepatnya, wong prosesnya saja belum jelas, perizinannya ada 270 lebih izin,mana yang tidak perlu, mana yang perlu kan harus dipreteli satu per satu tapi percayalah kami di akhir nanti akan memberikan rekomendasi yang lengkap," terang Faisal.

Faisal menjelaskan, bahwa meneliti sektor migas dari hulu ke hilir bukanlah perkara mudah. Butuh waktu cukup lama hingga Tim Reformasi Tata Kelola Migas menghasilkan rekomendasi yang lengkap.

"Kalau kita ingin mengetahui secara tuntas, dari hulu sampai hilir, mungkin harus pakai forensik auditor. Saya baru saja berdiskusi dengan auditor, itu paling cepat 4 bulan ngauditnya, anda bisa bayangkan proses ini panjang, dan sekali lagi bersabar. Kita tuh kerjanya maksimal, sehingga kita bisa menghasilkan rekomendasi yang betul-betul tidak ngawur," tutup Faisal.


(rrd/rrd)
00.36 | 0 komentar | Read More

Ada Nietzsche Terlelap di Kursi










00.10 | 0 komentar | Read More

Katulampa Sempat Sentuh 130 CM, Jakarta Diminta Waspada Banjir




Minggu, 21/12/2014 22:53 WIB








Jakarta - Hujan yang terus melanda kawasan Puncak, sejak siang hingga menjelang malam hari tadi mengakibatkan debit air sungai ciliwung meningkat.

Ketinggian air pada pukul 16.00 WIB menyentuh batas 50 centimeter dan berstatus siaga 4. Air tiba-tiba meningkat pada pukul 19.00 WIB dengan ketinggian mencapai 100 centimeter.

Namun, pada pukul 19.30 WIB permukaan air sungai Ciliwung kembali meningkat dengan ketinggian 110 Centimeter. Andi Sudirman, Kepala Pos Pantau Bendung Katulampa, langsung menaikan status katulampa menjadi siaga 3 banjir.

Andi mengimbau agar warga Jakarta tetap waspada terhadap luapan banjir. Pasalnya, selain kawasan Puncak, kawasan Kabupaten Bogor dan Depok juga mengalami hujan deras. Kondisi ini, kata Andi, juga mengakibatkan Sungai Ciliwung meluap.

"Inilah yang mendasari kita agar warga jakarta tetap waspada. Air dari Kota dan Kabupaten Bogor serta Depok akan menyumbang ketinggian Ciliwung," kata Andi Sudirman, saat dikonfirmasi pukul 20.30 WIB.

Volume air yang mengalir di Sungai Ciliwung ini diperkirakan lebih dari 188 ribu liter per detik. "Kami terus berkoordinasi dengan Pemprov Jakarta, juga dengan warga yang tinggal di Bantaran Sungai agar mereka selalu tetap waspada," ujarnya.

Sementara pada pukul 21.00 WIB, seiring dengan turunnya intensitas hujan di kawasan Puncak, membuat ketinggian air Sungai Ciliwung di pos pantau katulampa menurun. "Saat ini (pukul 21.00 WIB) ketinggian sudah turun jadi 80 cm, statusnya siaga 4," katanya. Sementara itu pantauan detikcom hingga pukul 21.00 WIB hujan masih melanda di sebagian besar wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.


(ahy/ahy)










00.07 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger