Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

PLN Buka Peluang Ekspor Listrik ke Sabah Malaysia

Written By Emdua on Senin, 13 Januari 2014 | 00.36

Jakarta -PT PLN (Persero) menjalin kerjasama bidang kelistrikan dengan Sabah Electricity Sdn. Bhd. (SESB). Kedua pihak menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait peluang Indonesia mengekspor listrik dari Kalimantan Utara ke Sabah, Malaysia.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama PLN Nur Pamudji dengan Managing Director SESB, Hj. Abd Razak Sallim, Jumat pekan lalu di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia.

Nur mengatakan adanya kerjasama ini terbuka peluang dibangunnya pembangkit listrik skala besar di Kalimantan Utara. Sebagian hasil listrik dari pembangkitnya akan diekspor ke Malaysia.

"Energi listrik yang dihasilkan sebagian besar digunakan untuk keperluan domestik dan sebagian kecil bisa diekspor ke Malaysia. Dengan demikian, pembangunan pembangkit di Kalimantan Utara tidak harus dimulai dari pembangkit skala kecil karena menyesuaikan dengan kebutuhan domestik yang masih kecil, tapi bisa langsung ke skala besar sehingga lebih ekonomis dan lebih andal," kata Nur dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/1/2014)

Hal ini merupakan kesempatan besar untuk memajukan pembangunan kelistrikan di Kalimantan Utara. Kerjasama SESB dan PLN merupakan salah satu langkah PLN menuju ke integrasi jaringan ASEAN. PLN dan SESB akan melakukan studi bersama untuk mewujudkan interkoneksi yang saling menguntungkan, terutama antara Kalimantan Utara dan Sabah.

Nur menambahkan, apalagi sistem kelistrikan di Sabah mempunyai karakteristik beban puncak pada siang hari, sedangkan sistem PLN di Kalimantan Utara memiliki beban puncak pada malam hari.

"Kedua kondisi ini dapat disinergikan untuk keuntungan dua belah pihak melalui interkoneksi kedua sistem kelistrikan ini," ujarnya.

Kerjasama PLN dengan SESB juga akan dilakukan untuk meningkatkan kompetensi pegawai di kedua belah pihak melalui pendidikan, pelatihan dan berbagi pengetahuan sesuai keunggulan masing-masing.

PLN mempunyai pusat pendidikan dan pelatihan yang terintegrasi dan dikelola dengan pendekatan corporate university, mulai pembangkit (fosil dan renewable energy), transmisi (termasuk pemeliharaan dalam keadaan bertegangan atau live line maintenance), sistem distribusi, dan sistem manajemen kelistrikan.

Bagi SESB, kerjasama seperti ini merupakan hal baru dan juga kesempatan untuk memajukan pembangunan kelistrikan di Sabah. SESB adalah salah satu perusahaan listrik di Malaysia yang mengelola kelistrikan di Sabah. Perusahaan ini dimiliki oleh Kerajaan Sabah dan ada saham dari Tenaga Nasional Berhad (TNB), perusahaan listrik terbesar di Malaysia yang berada di Semenanjung Malaysia.


(rrd/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


00.36 | 0 komentar | Read More

Pencarian Anggota Baru Cherrybelle Masuk Tahap 3 Besar










00.09 | 0 komentar | Read More

Banjir di TB Simatupang Bikin Tiang Listrik Miring dan Masuk Sungai




Minggu, 12/01/2014 23:51 WIB





Herianto Batubara - detikNews





Jakarta - Arus air yang membanjiri Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan menyebabkan sebuah tiang listrik masuk ke sungai. Sementara tiang listrik satunya lagi sudah miring ke arah sungai.

Pantauan detikcom di lokasi, Minggu (12/1/2014) tiang listrik yang dipenuhi kabel itu berada di depan Gedung Graha Simatupang. Deras arus air sungai yang berada di samping gedung itu pun membuat tiang listrik miring ke arah sungai. Sementara tiang satunya sudah jatuh ke sungai.

Sebelumnya, para warga berkerumun di sekitar genangan dan terkadang membantu mobil-mobil yang nekat melintas dan mogok di tengah-tengah genangan. Ketika tiang listrik miring, para warga pun ketakutan dan menjauh dari lokasi kejadian.

"Khawatir juga takutnya nyetrum," ujar salah satu warga di lokasi.

Tampak sebuah tiang listrik berwarna hitam sudah jatuh dan masuk ke dalam sungai. Sementara tiang yang lain tergerus air dan miring. Posisi tiang yang dipenuhi gulungan kabel listrik itupun miring ke arah sungai yang deras akan aliran air.

Suara deras air yang menderu pun membuat beberapa pengendara kendaraan bermotor pun keder dan memutar arah. Namun, masih ada juga kendaraan bermotor yang melintas seperti truk-truk besar dan bus TransJ. Sementara, sebelumnya sebuah mobil yang nekat melintas sempat mogok di tengah-tengah genangan dan didorong warga.

Saat ini, sudah tidak ada kendaraan bermotor yang melintas. Kendaraan bermotor yang melintas dari arah Lebak Bulus menuju ke arah Pasar Rebo pun dialihkan menuju Jl Jati Padang. Tampak petugas mengarahkan pengendara kendaraan bermotor untuk mencari jalan alternatif lain.




(dha/mok)





Sponsored Link




00.07 | 0 komentar | Read More

SBY Tolak Kenaikan Harga Gas Elpiji

Written By Emdua on Senin, 06 Januari 2014 | 00.36




Minggu, 05/01/2014 19:38 WIB




Fotografer: Agung Pambudhy


Presiden SBY hari ini menyatakan penolakannya terhadap kebijakan kenaikan harga gas elpiji dan meminta kementerian BUMN bersama pertamina melakukan pinjauan kembali atas kebijakan tersebut,  Jakarta, Minggu (05/01/2014).  













Sponsored Link






3
00.36 | 0 komentar | Read More

Imbas Kegiatan Pengajian, Lalin Tebet ke Kp Melayu Macet




Minggu, 05/01/2014 23:54 WIB







Jakarta - Minggu tengah malam terjadi kemacetan di ruas jalan Tebet- Kampung Melayu. Kemacetan tersebut diakibatkan adanya penutupan ruas jalan di Jl KH Abdul Syafei karena dipakai untuk melakukan kegiatan pengajian.

Diinfokan oleh TMC Polda Metro Jaya, Minggu (5/1/2014), kemacetan bermula dari turunan Jalan Layang Non Tol (JLNT) yang mengarah ke Kampung Melayu. Kemacetan di turunan JLNT itu berlanjut hingga mengarah ke Fly Over Tebet.

"Imbas kegiatan Pengajian di Lapangan Ros, Casablanca arah ke Kampung Melayu lalin padat," tulis akun Twitter @TMCPoldaMetro.

Kemacetan itu, dilaporkan oleh TMC terjadi sejak pukul 22.00 WIB sampai saat ini. Ruas jalanan yang berjumlah 4 lajur harus ditutup 3 lajur. Sehingga hanya 1 lajur paling kanan yang bisa digunakan pengendara.

Setelah melewati acara pengajian yang dilaksanakan di depan Masjid Al Makmur, kondisi lalu-lintas kembali lancar.


(rvk/rvk)





Sponsored Link




00.07 | 0 komentar | Read More

Walker Yakin Tottenham Masuk Empat Besar

Written By Emdua on Senin, 30 Desember 2013 | 00.43

LONDON, KOMPAS.com - Bek Tottenham Hotspur, Kyle Walker, percaya diri bila timnya akan menempati urutan empat besar musim ini di Premier League. Menurut Walker, kualitas Tottenham musim ini menjadi jaminan mampu bersaing dalam perebutan tiket ke Liga Champions, musim depan.

Spurs baru saja menelan kekalahan menyakitkan 0-3 dari West Ham United, di Stadion White Hart Lane, Minggu (6/10/2013). Kekalahan tersebut membuat Tottenham terlempar dari empat besar dan kini menduduki urutan keempat dengan selisih hanya tiga poin dari pemimpin klasemen, Arsenal.

"Sebenarnya, masih terlalu dini berbicara mengenai posisi akhir klasemen. Tetapi, jika kami mampu mempertahankan kekuatan kami, aku rasa tak ada alasan mengapa kami tidak bisa mencapai empat besar," kata Walker dilansit Daily Mirror.

"Kami membuat banyak perubahan di skuad selama musim panas. Tetapi, semua pemain yang datang mampu menyatu dengan baik bersama para pemain lain. Semua pemain saling membantu satu sama lain," lanjutnya.

"Kami telah mendatangkan kualitas seluruh skuad dan semakin kami terbiasa bermain sebagai sebuah tim, maka semakin baik hasil yang akan kami dapatkan," tutup Walker.

00.43 | 0 komentar | Read More

Telkomsel Gratiskan Akses Line

Jakarta - Telkomsel berkolaborasi dengan Line untuk menyediakan akses gratis ke berbagai aplikasi Line tanpa terkena biaya akses internet.

Penawaran ini berlaku bagi seluruh pelanggan kartuHalo, simPATI dan Kartu As sejak tanggal 23 Desember 2013 hingga 22 Maret 2014.

GM Portal & Social Media Telkomsel, Trio YG Lumbantoruan memaparkan, dengan adanya kolaborasi antara Telkomsel dengan Line diharapkan akan semakin memudahkan dan memberikan kenyamanan kepada pelanggan baik dalam berkomunikasi ataupun dalam hal menikmati layanan Line lainnya, yang akhir-akhir ini kian marak dinikmati oleh masyarakat Indonesia.

"Disamping itu, hal ini merupakan wujud komitmen dan konsistensi kami untuk selalu memberikan layanan terbaik bagi lebih 128 juta pelanggan Telkomsel," lanjutnya.

Untuk dapat menikmati program ini pelanggan tidak perlu mendaftar, namun cukup men-download berbagai aplikasi Line di store ponsel masing-masing (Google Play Store, Apple Apps Store, Windows Phone Store, atau Nokia Store). Adapun terkait download aplikasi Line, pelanggan tetap dikenakan tarif data berlaku.

Jadi, nilai tambah dari program tersebut yaitu pelanggan Telkomsel dapat menikmati berbagai layanan di Line mulai dari chatting, panggilan suara dan video hingga akses ke berbagai Apps Line lainnya seperti Line Camera dan Games secara cuma-cuma.

"Dengan demikian terbukti bahwa untuk dapat menikmati beragam layanan aplikasi Line, pelanggan Telkomsel cukup akses langsung berbagai fitur dan layanan dari dalam aplikasi Line yang dimilikinya tanpa perlu daftar ke manapun," pungkas Trio.

Telkomsel saat ini memiliki lebih dari 128 juta pelanggan sedangkan Line sudah dijejali dengan pengguna lebih dari 310 juta di seluruh dunia.

(ash/ash)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


00.37 | 0 komentar | Read More

Harga Properti Melesat Lebih Tinggi daripada Kenaikan Upah

Jakarta -Angka kekurangan rumah (backlog) di Indonesia masih tinggi mencapai 1 juta unit per tahun dengan total hingga 15 juta rumah. Penyebabnya karena kenaikan harga tanah dan properti yang melampaui kenaikan pendapatan masyarakat setiap tahunnya.

"Angka kekurangan rumah atau backlog 1 juta unit per tahun, karena ekonomi nggak berkualitas, tanah jadi rebutan pemilik modal," kata Pengamat Kebijakan Publik Andrinof Chaniago saat Diskusi Akhir Tahun Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dengan Tema "Akselerasi Membenahi Indonesia, Menuju Masa Depan Gemilang," di Kantor HMI, Menteng, Jakarta, Minggu (29/12/2013).

Ia menjelaskan, saat ini harga tanah maupun properti di Indonesia sudah semakin tinggi sehingga tidak mampu dijangkau kalangan menengah ke bawah.

"Indonesia lebih kapitalis dari AS, liberal lebih dari negara pencetusnya, tanah pun dijual. Harga tanah naik terus, dalam 5 tahun sudah naik berapa, bandingkan dengan upah ekonomi bawah, nggak mampu beli rumah," terangnya.

Ia mencontohkan, rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) yang tengah dicanangkan pemerintah tak lain hanyalah mega proyek properti pemerintah.

"Ini mega proyek properti, bukan infrastruktur yang bisa tingkatkan ekonomi," katanya.

Saat ini, kata dia, pembangunan yang digarap pemerintah cenderung menguntungkan pihak pemodal bukan rakyat kecil sehingga perekonomian pun gagal terangkat.

"Jembatan itu menyuburkan sektor properti, kalau itu jadi bisa dibikin jalan tol, properti marak, masyarakat jadi susah beli rumah karena harganya tinggi. Sekarang ekonomi kita hanya untuk pebisnis bukan mensejahterakan," cetusnya.


(drk/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


00.36 | 0 komentar | Read More

Konser Britney Spears Sukses di Las Vegas  










00.09 | 0 komentar | Read More

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Bangka Belitung, 1 Orang Hanyut




Senin, 30/12/2013 00:00 WIB





Mulya Nurbilkis - detikNews




Jakarta - Hujan deras dan cukup lama menyebabkan banjir di wilayah Bangka Belitung (Babel). Ratusan rumah terendam dan satu orang dinyatakan hanyut.

"Satu orang hilang, hanyut oleh banjir. Sumarna (25) pekerja tambang inkonvensional/TI di kawasan Desa Deniang Kecamatan Riausilip, ia terseret arus saat banjir," kata HUmas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (29/12/2013).

Banjir di Bangka Belitung merendam 2 kecamatan, yakni Kecamatan Damar dan Kecamatan Kelapakampit, Kabupaten Belitung Timur. Tinggi air mencapai 2 meter dan merendam 117 rumah warga.

Sementara itu, pencarian terhadap Sumarna dihentikan untuk sementara dan baru akan dilanjutkan esok pagi. Kondisi air yang keruh ditambah dengan lubang camuy menyulitkan pencarian.

"Suwarna hilang terseret arus saat berusaha meninggalkan camp TI bersama 5 rekannya. tiba-tiba Sumarna yang berjalan sempat terseret arus hingga lenyap dan beberapakali terlihat timbul tenggelam," terangnya.

Para korban sudah mendapatkan bantuan. Saat ini kondisi air sudah mulai surut setelah 6 jam lebih terendam banjir.


(bil/ahy)





Sponsored Link




00.07 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger